Feeds:
Pos
Komentar

Dia hanya diciptakan dari sesuatu yang lemah dan halus, dibentuk dari daging biasa saja dan bahkan rentan air mata.Lantas,apa yang membuat makhluk yang satu ini begitu unik..?  Kenapa air matanya tiba-tiba mampu bertransformasi menjadi sebuah kekuatan bagi putranya..? Seolah ada ikatan jiwa menerusuk dalam setiap nadinya yang meyakinkan putranya bahwa dia hanya ingin menjadi yang terbaik untuknya. Sungguh aku tidak mengerti dengan kreatur yang telah tuhan ciptakan untuk putranya.

Dengan sebuah pelukan, dia mampu menyembuhkan rasa sakit pada lutut putranya saat masih kecil terluka ketika jatuh. Dengan sebuah pelukan, dia mampu menghentikan buliran air mata yg menetes di pipi putranya pada saat sang buah hati mengalami patah hatinya yang pertama.

Dan itu semua dia lakukan hanya menggunakan kedua tangannya.

Sungguh ajaib..!! dengan berlindung dalam dekapannya,merasa seolah tak ada lagi yang perlu ditakutkan. Namun, Tahukah kau tentang misteri yang tersembunyi pada setiap ekspresinya..?

Air mata.!! iya, air mata. Dengan itulah cara dia mengekspresikan segala kesedihannya berikut juga kebahagiaannya.Dan aku yakin tidak jarang seseorg kebingungan untuk menebak air mata apakah yang sedang dia rasakan.

Terkadang dia tertawa ketika hatinya menangis, tersenyum ketika hatinya  menjerit, melantunkan nada ketika hatinya gundah, bahkan anehnya, dia mengangis ketika hatinya menemukan kebahagiaan. Kesemuanya itu dia ekspresikan karena ingin selalu menjadi yang terdepan bagi orang-orang yang disayanginya dengan menghiraukan segala gejolak yang terjadi dalam dadanya.

Segala pengorbanan yang telah dia curahkan untuk putranya sungguh merupakan hal yang tidak ternilai harganya. Dengan samudra kasih sayang yang dia berikan benar-benar tak akan pernah surut dilekang waktu.

Dan untuk semua itu, sungguh aku tidak punya apapun untuk membalasnya selain ucapan “HAPPY DIRTHDAY, MOM”

Best Regards

Hendrika

Pentas Kehidupan

Ketika fajar mulai menyingsing dan raga sudah terbangun, maka kehidupan pun dimulai mengikuti skenario yang telah dipersiapkan. Segala kesiapan mental dan fisik diperlukan guna menentukan orientasi dari tujuan yang diharapkan. pelbagai referensi dikumpulkan dari segala sumber yang alam sediakan.

Mereka mulai menapakkan kaki menuju pentas kehidupan.

Menjalani peran sebagai salah satu tokoh dalam dinamika kehidupan membuat seseorang selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik. Mereka berlomba demi mendapatkan peran tokoh utama dalam panggung kehidupan yang terus berlangsung. Sampai pada tepinya, alam pun menseleksi siapa saja yang pantas mendapatkannya berdasarkan hasil audisi kehidupan yang setiap orang ikuti.

Setiap kehidupan tentunya punya alasan tersendiri untuk mencari kesinergian dengan semua mekanisme yang terdapat pada setiap sudut didunia ini. Setiap makhluk akan terus berjuang untuk menggapai apa yang mereka ingin rasakan, walaupun terkadang mereka tidak tahu apa yang sebetulnya mereka inginkan. Namun, hal demikian sudah lazimnya menjadi sebuah siklus yang membentuk tradisi dalam setiap drama kehidupan. Dan jika kesinergian antara kehidupan dengan alam terpenuhi,maka hal tersebut akan menjadi suatu kepuasan dan kebahagiaan yang sebenar-benarnya.

best rgrds

hendrika

Hmm,, hanya mencoba untuk menulis sesuatu yg agak unik,dan bljr menulis sebuah esai dari hasil pemikiran yg kudapat dari setiap aspek yg pernah singgah disepanjang kehidupanku.

Kehidupan itu sangat sulit dijalani. Kita tak bisa mengikutinya hanya berdasarkan statemen yg org tua atau guru kita berikan, Kita juga tak bisa terpaku dgn semua metode yg mereka lakukan, karena apa yg mereka alami tidak menjamin sama dengan apa yg akan kita jalani. Mungkin mereka tau apa yg seharusnya kita lakukan, mungkin juga mereka tidak.

Dan jika kita selalu melakukan apa yg org lain katakan,,!!  kadang kita bahkan tidak mengerti alasannya mengapa kita melakukan sesuatu. Itu semua tergantung siapa diri kita, sejauh mana jiwa kita dapat menyelami kerelatifan diri kita.

Bukankah bnyk org yg memilih ikut dgn sisi yg lain dari khdpn yg dianugrahkan tuhan hanya karena mereka tidak dapat merasakan apa yg org lain dapatkan..? Mereka terobsesi dgn waktu untuk mengejar ambisi dan mengabaikan kerelatifan yg mereka miliki. Mereka sibuk dalam rutinitas duniawi dan sering kali lupa bahwa mereka telah melewatkan hal kecil yg dinamakan “hidup”. Uang diatas substansi, penampilan diatas jiwa, trend budaya diatas prinsip. Semuanya ter-akumulasikan menjadi sebuah fenomena yg sangat menyedihkan.

Itulah sebabnya khdpan itu sulit.

Namun, jika kita punya sedikit keberanian untuk mengubah paradigma tentang kehidupan seperti cerita diatas,memilih keluar dari siklus dan mencoba untuk berubah. setidaknya kita akan merasakan sesuatu hal baru yg tak pernah kita duga sebelumnya. Atau bahkan,tanpa disadari kita telah menemukan sesuatu yg sebenarnya kita cari disepanjang hidup kita.

Ini semua tentang siapa diri kita,tentang apa dan siapa yg kita inginkan dalam hidup.

Best regards

hendrika

Tahun 2005 yang krusial

Hmmm,,, ikut iseng-iseng nulis sesuatu.
Mgkn sedikitny bs berguna bagi rekan-rekan semuanya.. hohoho

Ready,,,,, action. Hehehe

Cerita ini aq ceritakan berdasarkan setitik dr pengalaman dan pengamatanku, sesuatu hal yg mgkn rekan-rekan juga dah bs menilai arah maksud yg akan aq ceritakan ini.

kt tentunya prnh bercita2 untuk menjadi atau merupakan “sesuatu”.
Dimana krn “sesuatu” tsb kt trus brsh untuk mengejarnya yg acap kali
kt sering melupakan dan mengesampingkan nilai-nilai yg seharusnya kt
utamakan terlebih dahulu,
dan tak jarang kt melupakan sesuatu lbh berharga
yg berada disekeliling kita.

Bermula dari sebuah artikel yg pernah kubaca pd pertengahan thn 2005
Dimana didalamnya memuat salah satu tulisan yg benar-benar merubahku,
Menggoyahkan asa ku namun bnr2 membuka fikiranku tentangnya.

Tulisan ini terukir pd sebuah batu nisan seorang pendeta anglikan
pada tahun 1100an masehi ( tuk tahun dan nama pendeta sudah lupa )hehe

cerita ini akan cb sy simpulkan, tp pada intinya memuat kisah
dmn kt sering terpaku pada tujuan agung kt
tanpa memperhatikan hal-hal yg krusial
yg ada pd diri kt ndiri.

Ketika kt masih muda dan bebas berkhayal
Kt prnh kefikiran bahkan bermimpi ingin mengubah dunia.
Tp Seiring dengan bertambahnya usia dan kearifan kt
Kt sadar bahwa dunia tidak kunjung berubah
Dan cita-cita itupun kt persempit
seperti mengubah negeri kt.

Namun tampaknya …
Hasrat itupun tidak ada hasilnya.
Ketika usia kt makin senja,
Dengan semangat yang masih tersisa
Kt pun me-reduce keputusan kt spt mengubah keluarga dan
Orang-orang yang paling dekat dengan kt.
Tapi celakanya, merekapun tidak mau berubah !
Dan suatu saat disaat kt dihadapkan dgn maut didepan kt.

akhirnya kt sadari … ,
Andaikan yang pertama-tama kt ubah adalah diri kt ndiri
Maka dengan menjadikan diri kt sebagai panutan
Mungkin kt bisa mengubah keluarga kt
Lalu berkat inspirasi dan dorongan mereka,
Bisa jadi kt pun mampu memperbaiki lingkungan kt
Dan berkat dukungan org sekitar kt
Siapa tau kt bs mengubah negeri kt
dan mungkin, kt bahkan bisa merubah Dunia.

Sperti itulah aq rasa kutipan yg terdapat pd ukiran batu nisan tsb.
Dan mgkn hal tersebut sedikitny mengingatkanku spy apapun masalah
yg berada Didepanku, aq bisa memulai dgn memperbaiki diriku sendiri
terlebih dahulu.

Best regards
hendrika

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!